Rabu, 12 Juni 2013

MAKNA DARI “ ADIL KA TALINO, BACURAMIN KA SARUGA, BASENGAT KA JUBATA “

“ Adil ka Talino, Bacuramin ka saruga, Basengat ka Jubata “
Pertama “Adil ka Talino” kalimat   ini berasal dari bahasa Daya’k Kanayatn. Dalam bahasa indonesia kata “Adil” berarti “Adil, Sama banyak, tidak memihak ” dan kata “Ka” berarti “ Ke, Kepada, pada, terhadap “ sedangkan kata “Talino” berarti “ Manusia”. Dari pengertian setiap kata diatas maka kalimat “ adil ka talino” dapat diartikan “ adil terhadap sesama manusia “. Ini menjelaskan bahwa orang Daya’k, khususnya Daya’k Kanayatn itu menjunjung  tinggi sikap keadilan.
Kedua “ Bacuramin Ka Saruga” kalimat ini juga berasal dari bahasa daya’k Kanayatn. Sama seperti yang telah dijelaskan di atas kata-kata dalam kalimat ini, dapat diartikan ke dalam bahasa indonesia. Kata “Bacuramin berarti “ Gambaran, Pandangan, Pedoman” dan kata “ Saruga“ berarti “Surga”. Jika diartikan secara keseluruhan maka kalimat tersebut mempunyai arti “ Berpedoman pada Surga “. Ini menunjukan bahwa suku Daya’k Kanayatn takut terhadap surga atau Tuhan. Sehingga mereka bertindak sesuai gambaran orang-orang di surga atau selalu mengandalkan Sang Pencipta yaitu Tuhan dalam melakukan tindakan.
Ketiga  “Basengat ka Jubata” seperti kalimat-kalimat di atas. Kalimat ini juga berasal dari bahasa Daya’k Kanayatn. Dimana dalam bahasa indonesia kata “Basengat” berarti “Bernapas” dan kata “ Jubata” berarti “ Tuhan”. Jika diartikan secara keseluruhan maka kalimat tersebut mempunyai arti “ Bernapas pada Tuhan”.  Maksudnya  yang memberi napas kehidupan itu adalah Tuhan. Ini menyatakan bahwa suku Daya’k Kanayatn percaya yang menentukan hidup dan matinya manusia itu adalah Tuhan.
Dari ketiga pengertian di atas, kita dapat menarik kesimpulan tentang arti/makna “ ADIL KA TALINO, BACURAMIN KA SARUGA DAN BASENGAT KA JUBATA  bagi Suku Daya’k Kanayatn yaitu :
-         1. Sebagai manusia kita harus bersikap adil terhadap sesama
-         2.Menjunjung tinggi kedamaian dan kekeluargaan
-          3. Sebagai ciptaan Tuhan jangan melakukan tindakan yang dilarang oleh-Nya.
-          4.Menikatkan nilai-nilai kebenaran
-          5.Tidak takut mati dalam membela kebenaran karena hidup dan matinya manusia ditangan Tuhan.

Lima makna inilah yang paling utama menurut penulis. Namun kita dapat melihat ke lima makna ini tidak jauh dengan isi dari Pancasila. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar